NEWS

Sejak SD Ingin Jadi Maestro, Isyana Tak Akan Hidup Jika Gagal Sekolah Musik

Romansafm.com – Tak ada yang tidak mungkin bila berusaha, ungkapan itu tampaknya pas menggambarkan kegigihan seorang Isyana Sarasvati dalam mengejar mimpi sebagai musisi. Sejak SD ketika anak seusianya bercita-cita menjadi dokter atau insinyur, dirinya malah ingin menjadi seorang maestro.

“Aku tuh dari kecil belum pernah berubah mimpinya untuk menjadi seorang maestro. Waktu SD kan biasanya ditanya guru pengen jadi apa, ada yang bilang dokter, insinyur, ini itu. Aku bilang, ‘Saya maestro, Bu‘. Waktu itu belum bisa menjelaskan dengan baik apa maestro, jadi bilangnya ya konduktor di orkestra. Sampai tiap Senin (saat upacara) jadi dirigen,” kisah Isyana ditemui di grand launching new brand ambassador Orilflame di Ice Palace, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (1/2).

Mimpi itu semakin menjadi-jadi tatkala dirinya menginjak bangku SMA. Hingga Isyana iseng mengikuti audisi di Nanyang Acedemy Of Fine Arts Singapura jurusan musik lewat jalur fast track dan ternyata diterima.

“Karena aku percaya dengan big goals aku itu, pas kelas 2 SMA aku iseng ikut audisi dan Alhamdulilah keterima di Nanyang. Jadi aku keterima di sekolah yang ada jalur fast track, nggak usah lulus SMA, asal punya satu sertifikasi tertentu di musik, boleh ikut audisi. Pas iseng ikut audisi malah diterima. Jadi begitu dapat telepon dari Singapura, katanya, ‘Congratulation you are accepted‘, itu seneng bukan main, beneran langsung guling-guling di rumah. Yes, nggak UN!” kenangnya seraya tertawa.

Isyana sempat ingin jadi seorang maestro / Credit: KapanLagi - Agus Apriyanto

Isyana sempat ingin jadi seorang maestro / Credit: KapanLagi – Agus Apriyanto

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tentu saja pelantun tembang Keep Being You itu pernah berada pada titik ingin menyerah terhadap mimpinya. Bahkan ia merasa tidak bisa hidup bila tak bisa bersekolah di bidang yang diinginkan. Namun keteguhan hati Isyana membawanya menjadi musisi berbakat yang namanya sedang menjadi sorotan saat ini.

“Dari kecil itu maestro atau musician udah jadi pilihan. Nggak ada yang lain. Jadi beneran, kalau suatu hari aku nggak nemu universitas musik, aku nggak hidup. Aku percaya akan itu karena aku pengin mendalami musik bukan cuma teknik, skill, tapi experience of music. Jadi kita harus percaya kalau mimpi itu bisa kita capai,” tutup dia.

(kpl/abs/gtr)

source : http://www.kapanlagi.com

romansa

Februari 2nd, 2018

No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *